Gempa 7.4 Magnitudo Landa Jepang, KBRI Lakukan Komunikasi Intensif dengan WNI Selasa, 21/04/2026 | 13:30
Berkabarnews.com, Kampar - Gempa berkekuatan 7.4 magnitudo mengguncang Jepang Senin waktu setempat, dengan peringatan tsunami diumumkan di Jepang bagian utara dan timur laut. Gempa tercatat terjadi pukul 07:52 GMT (14:52 WIB), dengan episentrum terletak 71 kilometer dari Kota Miyako, Prefektur Iwate.
Pemerintah Jepang mencatat gempa yang terjadi bermagnitudo 7,5, dengan peringatan tsunami dikeluarkan untuk wilayah Aomori, Hokkaido, dan Iwate di pesisir Samudera Pasifik.
Sedangkan Kantor Berita Jepang NHK melaporkan, gelombang tsunami pertama setinggi 40 sentimeter telah mencapai pesisir Prefektur Iwate. NHK juga melaporkan bahwa tsunami telah terdeteksi di laut dan bergerak mendekati Prefektur Iwate dan Aomori. Gelombang tsunami juga tercatat di laut sekitar 50 kilometer dari Prefektur Miyagi.
Evakuasi telah diumumkan bagi sedikitnya 20.000 orang di Prefektur Iwate, masing-masing 9.640 orang di Kota Otsuchi dan sekitar 11.000 orang di Kota Kamaishi.
Sementara itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ri memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam gempa besar bermagnitudo 7,4 dan tsunami yang melanda Jepang utara tersebut.
Menurut Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah, pihaknya melalui KBRI Tokyo, telah menerima informasi terkait peringatan tsunami di Prefektur Aomori, Iwate, dan sebagian Hokkaido menyusul gempa yang terjadi.
Dilansir Antara, KBRI Tokyo terus melakukan komunikasi intensif dengan simpul-simpul diaspora WNI di wilayah terdampak gempa, khususnya di Prefektur Aomori dan Iwate.
Demi keselamatan, para WNI di Prefektur Aomori, Iwate, dan Hokkaido diimbau untuk terus memonitor peringatan tsunami serta mengikuti langkah evakuasi menurut imbauan otoritas setempat.
Adapun bagi WNI yang menghadapi kedaruratan dan memerlukan bantuan KBRI Tokyo dapat menghubungi hotline KBRI melalui nomor telepon +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419.**/ara